content top
Showing posts with label 21 [Al-Anbiyā’]. Show all posts
Showing posts with label 21 [Al-Anbiyā’]. Show all posts

Quranic Power: Karakter & Potensi Dasar Juz 17

Secara umum karakter dan potensi dasar dari Juz 17 memiliki potensi dan karakter dasar sebagai berikut ;

  • Memiliki potensi mampu membaca fenomena Ayat-Ayat Allah secara baik – tergantung modal ilmu yang dimilikinya. Ada kecendrungan juga menyukai spiritual (Al-Israa)
  • Memiliki kemampuan verbal yang cukup baik (Al-Anbiyaa)
  • Humanis & anti diskriminasi & menyukai persaudaraan (Al-Hajj)
  • Tulus dalam membantu – jika tidak terkendali dapat boros (Al-Ikhlas)
  • Pandai mengkemas sesuatu yang kecil-sederhana menjadi besar (An-Nabaa)
  • Umumnya orang yang dipayungi Surat ini sangat memperhatikan komunikasinya dengan sesama. Ia akan menjadi orang yang menyukai kebijakkan yang dapat menghantarkan manusia kepada kemuliaan. (Al-Insan)
  • Jika kurang spiritualnya maka pengaruhnya mudah terjebak pada kondisi merasa lebih tinggi atau mulia dari yang lain – dan cendrung mudah jatuh. Jika potensi ini ditempatkan secara tepat maka umumnya mereka akan selalu menjadikan paradigma hidupnya begitu tinggi yaitu pada tempat yang tertinggi sesuai dengan pandangan hidupnya. (Al-A’raf )
  • Cepat tersinggung – ngambek (Yunuus)
ANALISIS
Potensi yang paling menonjol dari orang 17 adalah sikap humanis serta memandang manusia sebagai keluarga besar Tuhan – lagi berpikir dan bersikap teratur serta sangat menghargai waktu. Umumnya mereka menyukai keteraturan dan kedisiplinan. Kemampuan verbal sangat baik – karena selain ia dipengaruhi Surat Al-Anbiya – juga Surat An-Naba yang menyebabkan mereka sangat pandai menyam-paikan suatu informasi lagi sangat teratur sistematis.

Selain itu orang Juz 17 sangat menyukai spiritual/mistis – implikasinya baik ia komit dengan Islam atau tidak – mereka tetap menjadi pegangan untuk memandu hidupnya adalah jalan spiritual atau mistis. Jika mereka kuat didalam berislamnya maka spiritual Islam sebagai benteng dan senjatanya, baik yang diekspresikan dengan sholat sunnah, dzikir, puasa atau lainnya. Akan tetapi jika mereka jauh dari Islam maka jalan mistis dari non Islam akan dijadikan pegangannya.

Quranic Power: Karakter & Potensi Dasar Juz 16

Secara umum karakter dan potensi dasar dari Juz 16 memiliki potensi dan karakter dasar sebagai berikut ;
  • Produktif dan sangat mengayomi keluarga. Cendrung kata-katanya tajam. (An-Nahl)
  • Cendrung sangat mengayomi – lagi menyukai mistik atau spiritual. (Al-Kahfi)
  • Mandiri lagi menyukai spiritual. Ada indikasi memiliki potensi supranatural yang sangat besar. (Maryam)
  • Berpotensi sedikit pendiam/tertutup diawal penampilannya (Thaahaa & Yaasin )
  • Tidak mudah percaya kecuali ada bukti jelas (Al-Bayyinah)
  • Memiliki kemampuan verbal yang baik (Al-Anbiyaa)
  • Orangnya detail dan rinci (Fushshilat)
  • Memiliki bakat mudah membaca fenomena Ayat-Ayat Allah, baik kauniyah atau Qur’aniyyah – tergantung modal ilmu yang dimilikinya. Umumnya menukai spiritual (Al-Israa)
  • Fokus menjaga dan melindungi keluarga keluarga (Ali Imran)
  • Produktif (Al-An’am)
  • Semangat ketika mengejar tujuan yang ada dibenaknya – sehingga terkadang lupa waktu (Al-Anfaal)
  • Mudah bosanan (Adh-Dhuhaa)
ANALISIS
Orang ber-Juz 16 secara umum orangnya mandiri serta menyukai dimensi spiritual atau mistis. Juga orangnya rinci-detail serta selalu memerlukan bukti – ketika bertanya atau berurusan segala sesuatu. Tepatnya selalu memerlukan penjelasan yang detail dan bukti yang meyakinkan. Jelas sekali jika dijaga potensi orang Juz 16 sejak dini ia sangat produktif, penuh semangat, energik yang melengkapi kemandiriannya yang kuat.
Saya melihat orang Juz 16 sangat bagus jika merujuk struktur asli Juz-nya untuk berwiraswasta. Selain ia mandiri, energik, produktif, detail, berpikir logis serta kemampuan analisanya terhadap berbagai fenomena alam begitu sangat baik. Akan tetapi, sayangnya rasa bosan sering mengganggu perjalanan mereka menuju kesuksesan. Untuk itu jika Anda memiliki anak ber-Juz 16 – binalah ia agar semangat kemandiriannya mencapai hasil maksimal dan jagalah mereka dari kebosanan dengan mengembangkan life skill dan mentalitasnya agar mereka memiliki paradigma yang strategis.

Quranic Power: Karakter & Potensi Dasar Juz 15

Secara umum karakter dan potensi dasar dari Juz 15 memiliki potensi dan karakter dasar sebagai berikut ;
  • Orangnya keras, umunya hanya dapat ditaklukkan dengan mudah jika dihadapi dengan kelembutan. Biasanya padanya potensi spiritual yang menakjubkan jika dikembangkan. (Al-Hijr)
  • Memiliki potensi untuk membongkar rahasia kebesaran Allah baik kauniyah (alam-semesta) atau Qur’aniyah – tergantung modal ilmu yang dikuasainya (Al-Israa)
  • Memiliki potensi mistis dan spiritual. Cendrung mengayomi (Al-Kahfi)
  • Mudah marah dan acap-kali meletup-letup – namun cepat turun marahnya (Al-Lahab)
  • Jika tidak terkendali pasif atau menutup diri atau malas melakukan apapun (Al-Mudatsir)
  • Orangnya ulet dan tahan banting didalam mengejar target (Nuuh)
  • Memiliki kemampuan Verbal yang cukup baik (Al-Anbiyaa)
  • Cendrung polos dan menyimpan berbagai bentuk tekanan pada hatinya. Lihatlah Surat-Surat yang ayatnya ada 12 bermakna menahan tekanan. Yaitu surat At-Tholaq (perceraian) dan At-Tahrim (Pengharaman). (Yusuuf)
  • Mudah mema’afkan orang (At-Taubah)
  • Bervisi jauh kedepan (Al-Fathihah)
ANALISIS
Orang yang ber-Juz 15 umumnya bervisi jauh kedepan namun cendrung keras kepala, sangat sensitive, mudah marah dan jika marah acap-kali meledak-ledak. Walau itu hanya sesaat namun sudah pasti itu sangat mengganggu. Api yang ada Juz 15 sangat tinggi, apalagi jika tekanan perasaan telah menggunung.

Kelebihan Juz 15 – dari sisi mistis dan spiritualnya. Dengan adanya pengaruh Surat Al-Hajr, Al-Isra dan Al-Kahfi pada Juz 15 saja membuat potensi spiritual orang Juz 15 begitu cukup tinggi jika diasah dan dikembangkan dengan baik. Apalagi potensi kemampuan verbal orang Juz 15 cukup baik. Jadi jika mereka menjadi konsultan spiritual misalnya ia telah memiliki modal awal yang cukup bagus untuk itu.

Selain itu, orang Juz 15 tahan banting dan tidak mudah menyerah kalah walaupun berbagai kegagalan menghantamnya. Pengaruh Surat An-Nuh disini sangat signifikan sekali pada orang Juz 15 apalagi diperkuat dengan potensi Surat Yusuf padanya. Akan tetapi – potensi Surat Al-Mudatstsir cukup berbahaya pada dirinya – mengingat bisa terjadi jika pada kondisi tertentu orang Juz 15 menutup diri atau menjadi sangat pemalas dan suka menunda-nunda pekerjaan. Jika ini dilakukan maka tentu saja sangat berbahaya. Allah sendiri mengisyarakan kearah itu mengingat Surat Al-Muddatsir berayat 56. Jika kita rujuk 56 kepada nomor Surat Al-Qur’an adalah Surat Al-Waaqi’ah

content top