content top
Showing posts with label 111 [Al-Lahab]. Show all posts
Showing posts with label 111 [Al-Lahab]. Show all posts

Quranic Power: Karakter & Potensi Dasar Juz 15

Secara umum karakter dan potensi dasar dari Juz 15 memiliki potensi dan karakter dasar sebagai berikut ;
  • Orangnya keras, umunya hanya dapat ditaklukkan dengan mudah jika dihadapi dengan kelembutan. Biasanya padanya potensi spiritual yang menakjubkan jika dikembangkan. (Al-Hijr)
  • Memiliki potensi untuk membongkar rahasia kebesaran Allah baik kauniyah (alam-semesta) atau Qur’aniyah – tergantung modal ilmu yang dikuasainya (Al-Israa)
  • Memiliki potensi mistis dan spiritual. Cendrung mengayomi (Al-Kahfi)
  • Mudah marah dan acap-kali meletup-letup – namun cepat turun marahnya (Al-Lahab)
  • Jika tidak terkendali pasif atau menutup diri atau malas melakukan apapun (Al-Mudatsir)
  • Orangnya ulet dan tahan banting didalam mengejar target (Nuuh)
  • Memiliki kemampuan Verbal yang cukup baik (Al-Anbiyaa)
  • Cendrung polos dan menyimpan berbagai bentuk tekanan pada hatinya. Lihatlah Surat-Surat yang ayatnya ada 12 bermakna menahan tekanan. Yaitu surat At-Tholaq (perceraian) dan At-Tahrim (Pengharaman). (Yusuuf)
  • Mudah mema’afkan orang (At-Taubah)
  • Bervisi jauh kedepan (Al-Fathihah)
ANALISIS
Orang yang ber-Juz 15 umumnya bervisi jauh kedepan namun cendrung keras kepala, sangat sensitive, mudah marah dan jika marah acap-kali meledak-ledak. Walau itu hanya sesaat namun sudah pasti itu sangat mengganggu. Api yang ada Juz 15 sangat tinggi, apalagi jika tekanan perasaan telah menggunung.

Kelebihan Juz 15 – dari sisi mistis dan spiritualnya. Dengan adanya pengaruh Surat Al-Hajr, Al-Isra dan Al-Kahfi pada Juz 15 saja membuat potensi spiritual orang Juz 15 begitu cukup tinggi jika diasah dan dikembangkan dengan baik. Apalagi potensi kemampuan verbal orang Juz 15 cukup baik. Jadi jika mereka menjadi konsultan spiritual misalnya ia telah memiliki modal awal yang cukup bagus untuk itu.

Selain itu, orang Juz 15 tahan banting dan tidak mudah menyerah kalah walaupun berbagai kegagalan menghantamnya. Pengaruh Surat An-Nuh disini sangat signifikan sekali pada orang Juz 15 apalagi diperkuat dengan potensi Surat Yusuf padanya. Akan tetapi – potensi Surat Al-Mudatstsir cukup berbahaya pada dirinya – mengingat bisa terjadi jika pada kondisi tertentu orang Juz 15 menutup diri atau menjadi sangat pemalas dan suka menunda-nunda pekerjaan. Jika ini dilakukan maka tentu saja sangat berbahaya. Allah sendiri mengisyarakan kearah itu mengingat Surat Al-Muddatsir berayat 56. Jika kita rujuk 56 kepada nomor Surat Al-Qur’an adalah Surat Al-Waaqi’ah

Quranic Power: Karakter & Potensi Dasar Juz 6

Secara umum karakter dan potensi dasar dari Juz 6 memiliki potensi dan karakter dasar yang dipengaruhi surat-surat berikut ; 
  • Tipikal manusia yang penuh tanggung-jawab dan penuh kasih kepada keluarga. Juga sangat sensitif, perasa, dan mudah hanyut dalam kesedihan. Karakter negatifnya, pria yang dominan dipengarungi surat ini cendrung berkepribadian lemah. (An-Nisaa)
  • Sebagaimana hidangan yang secara alami mengundang banyak orang, begitu pula orang yang dipengaruhi surat ini. Ia mudah menyebabkan orang mengeksploitasi dirinya. Akan tetapi, jika memiliki potensi lainnya yang kuat maka justru ia dapat menjadi orang yang banyak dibutuhkan (Al-Maaidah)
  • Produktif (Al-An’am)
  • Pandai membangun jaringan dan mudah bosan (Al-Ankabut)
  • Energik di dalam berbicara (Al-Infithaar)
  • Temperamental, meletup-letup jika marah namun hanya sesaat (Al-Lahaab)
  • Menyukai pencerahan, anti kejumudan, serta berani berkorban untuk orang lain atau yang dipandangnya benar. Cendrung mudah boros (Ibrahim)
  • Mudah tersinggung (Yunuus)
  • Pandai melobi atau berorganisasi (Al-Ahzaab)

ANALISIS
 
Karakter dan potensi dasar yang dimiliki Juz 4 dan 5 juga ada dan cukup kental pada Juz 6, akan tetapi orang Juz 6 padanya potensi mudah marah yang meletup-letup dan tidak jarang ekspresi marahnya dipengaruhi Surat Al-Infithar yang menyebabkan kemarahannya diiringi kata-kata yang keluar dengan sangat energik.

Umumnya cara berbicara Juz 6 sangat energik. Jika Anda pernah mendengar Ceramah Zainudin MZ, pidato Sukarno dan sebagainya, itulah cara berbicara yang dipengaruhi potensi Surat Al-Infithor. Juga tampak karakter dasar suka berkorban (jika tidak terkendali dengan baik membuat orangnya mudah boros), mudah tersinggung serta kepandaian di dalam melobi menjadi bagian sifat yang menonjol orang yang berjuz  6.

Quranic Power: Karakter & Potensi Dasar Juz 2

Secara umum karakter dan potensi dasar dari Juz 2 adalah sebagai berikut;

  • Tipikal pekerja keras – tangguh bekerja di bawah tekanan (Al-Baqarah)
  • Temperamental atau emosional namun sesaat, sensitif, perasa, dan sangat empati kepada sesama (Al-Lahab)
  • Obsesi yang kuat untuk bermanfaat pada keluarga dan masyarakat. Terkadang jika tidak suka kepada seseorang kata-kata yang dilontarkan sangat menusuk hati. (An-Nahl)
  • Tulus dan mudah membantu orang lain – bahkan terkadang berani berkorban untuk itu dan cendrung boros (Al-Ikhlas)

ANALISIS
Melihat Struktur Juz 2, dapatlah kita simpulkan karakter khas yang dimiliki orang yang berjuz 2 sangat emosional, mudah marah lagi terkadang sering meletup-letup karena ia dipengaruhi oleh Surat Al-Lahab. Meski emosi yang terjadi memang hanya sesaat, namun hal itu tentu tidak bagus jika tidak terkendali.

Dari sini juga kecerobohan selalu mengganggu langkah maju orang dengan tipe juz ini. Saya katakan ceroboh – karena sering kali orang berjuz 2 apabila struktur tanggalnya tidak melahirkan potensi yang mengimbangi karakter negatif di dalamnya, orang dengan tipe ini akan cepat bertindak atau tergesa-gesa mengambil keputusan. Ini bukan berarti nalarnya tidak jalan namun seringkali itu terjadi karena perasaan atau emosinya lebih didahulukan.
Umumnya orang yang berjuz 2 cengeng, sensitif, perasa, dan mudah iba dengan kesulitan orang lain. Akan tetapi, jika tidak terkontrol ia mudah berspekulasi dalam berbagai hal sehingga ia akrab dengan kesalahan di dalam mengambil keputusan.

Orang yang berjuz 2 juga menonjol sifat suka berkorbannya untuk membantu orang lain. Baginya kebahagiaan adalah selepas membantu orang lain. Jika ia tidak terkendali maka keborosan bisa terjadi untuk itu.

Jika Anda memiliki anak yang berjuz 2 maka bersyukurlah karena anda memiliki anak yang bertipikal pekerja keras, tahan banting. Surat Al-Baqarah yang dimilikinya melahirkan potensi yang luar biasa pada dirinya sehingga ia tahan banting di medan tugas yang sarat dengan tekanan.

content top